Pati Bakal Terapkan WFH ASN Tiap Jumat, Langkah Berani Hemat BBM!
Moeria, Pati – Walaupun beberapa waktu lalu Plt Bupati Pati Risma Ardhi Candra menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menyatakan belum ada Work Form Home (WFH), tapi pihak Pemerintah Daerah tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat terkait kebijakan Work From Home (WFH). Sambil melihat perkembangan situasi dan urgensinya WFH, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tengah menggodok kebijakan baru yang cukup signifikan. Rencananya mulai minggu depan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pati direncanakan bakal melaksanakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah setiap hari Jumat.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Pemkab Pati bergerak cepat merespons instruksi Pemerintah Pusat untuk menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Jumat Jadi Hari WFH
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Pati, Teguh Widiatmoko, mengonfirmasi bahwa koordinasi intensif terus dilakukan. Jika tidak ada hambatan, kebijakan ini akan segera berlaku dalam waktu dekat.
"Masih dikoordinasikan, rencana tiap Jumat ada work from home (WFH). Surat pemberitahuannya sedang disiapkan," ujar Teguh (1/4)
Pelayanan Publik Tetap Prioritas
Meskipun sebagian besar ASN akan bekerja dari rumah, masyarakat tidak perlu khawatir soal pelayanan dasar. Pemkab Pati memastikan sektor-sektor krusial tetap bersiaga di lapangan. Pengecualian WFH berlaku bagi:
- Tenaga Kesehatan (Nakes)
- Guru/Tenaga Pendidik
- OPD Pelayanan Publik (yang bersentuhan langsung dengan masyarakat)
Menunggu Komando Provinsi
Di sisi lain, Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan bahwa pihaknya tetap berhati-hati dalam mengeksekusi kebijakan ini. Pemkab Pati terus memantau arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar kebijakan daerah tetap sinkron dengan aturan di tingkat atas.
Analisis Singkat:
Kebijakan ini diprediksi akan mengurangi mobilitas kendaraan dinas maupun pribadi milik ASN di wilayah perkotaan Pati setiap akhir pekan, yang secara otomatis berdampak pada penghematan kuota BBM daerah.
Apakah menurut Anda langkah WFH ini efektif untuk hemat BBM di Pati, atau justru berisiko mengganggu ritme kerja birokrasi?
Post a Comment