Larung Kepala Kerbau Jadi Magnet Baru Sedekah Laut Juwana 2026

Table of Contents
Plt Bupati Pati,Risma Ardhi Chandra saat hadir di Prosesi
larung Sedekah Laut juwana, Ahad (29/3)

Moeria, JUWANA, PATI – Ada yang berbeda dalam gelaran Sedekah Laut di TPI Unit II Desa Bajomulyo, Minggu (29/3). Jika tahun-tahun sebelumnya nelayan melarung kepala kambing, tahun ini para nelayan "naik kelas" dengan melarung Kepala Kerbau sebagai simbol syukur terdalam atas melimpahnya hasil laut.

Gebrakan Baru: Dari Kambing ke Kerbau

Menurut Ketua Panitia, Suratman, perubahan ini adalah aspirasi murni dari para nelayan karena mendapatkan berkah yang melimpah dari Tuhan lewat laut.

 "Baru tahun ini kita pakai kepala kerbau. Harapannya, tradisi ke depan semakin mantap dan membawa suasana syukur yang lebih besar dibanding tahun-tahun lalu," ujarnya.

Pesan Tegas Plt Bupati: "No Horeg, No Tawuran!"

Hadir di tengah kerumunan warga, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra yang ikut memeriahkan tradisi Sedekah laut Juwana memberikan Apresiasi atas terlaksananya acara ini. karena selain melestrikan tradisi yang merupakan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, kegiatan tersebut juga salah satu motor yang menggerakkan perekonimian masyarakat.

Namun, beliau juga memberikan peringatan keras terkait tren sound horeg yang kerap memicu keresahan. sehingga candra menghimbau penggunaan sound system dalam tradisi sedekah laut tidak melebihi yang sudah ditetapkan pemerintah yaitu 16 sub.

"Ingat, maksimal 16 sub-woofer! Jangan sampai niat bersyukur malah jadi musibah. Jangan ada kaca pecah atau tawuran gara-gara suara musik yang berlebihan," tegas Chandra di depan para pengunjung.

Quick Facts: Sedekah Laut Bajomulyo 2026

Highlight Utama: Larung Sesaji Kepala Kerbau (Perdana).

Durasi Acara: 5 Hari nonstop (Jumat - Selasa).

Vibe Budaya: Pertunjukan Ketoprak & Kesenian Rakyat.

Misi Utama: Doa agar harga ikan tetap bagus dan pemasaran makin lancar di pasar global.

Sedekah laut bukan sekadar pesta rakyat, melainkan urat nadi ekonomi Kabupaten Pati. Dengan keterlibatan pemerintah dalam menjaga ketertiban (aturan sound system), tradisi ini diharapkan menjadi destinasi wisata budaya yang aman dan berkelas tanpa menghilangkan nilai spiritualnya.


Post a Comment