Jembatan Lumbungmas Pati Terancam Putus, Akses Warga Terhambat!
Kronologi Kejadian
Hujan deras yang mengguyur wilayah Pucakwangi sejak Senin sore mengakibatkan debit air Sungai Widodaren meningkat. Meski air tidak sampai meluap tinggi, fondasi sayap jembatan yang dibangun sejak tahun 1990-an tersebut diduga tak lagi mampu menahan gerusan arus.
Kepala Desa Lumbung Mas, Sutik, mengatakan sebelum kejadian, wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai petir pada Senin malam. Tak lama kemudian, tebing jembatan ambrol dan menyeret sebagian badan jalan.
"Kondisinya memang sudah tua dan banyak retakan. Begitu dihantam arus semalam, tanggul sepanjang 5 meter langsung longsor," ujar Kepala Desa Lumbungmas, Sutik, Selasa (31/3).
Kondisi Jalur Saat Ini:
- Separuh Jalan Hilang: Longsoran memakan hampir setengah badan jalan, menyisakan ruang sempit bagi kendaraan yang melintas.
- Peringatan "Pohon Pisang": Sebagai langkah darurat, warga menanam pohon pisang di titik longsor agar pengendara tidak terperosok ke jurang sungai sedalam 3 meter.
- Pembatasan Kendaraan: Hanya motor dan mobil kecil yang diizinkan melintas secara bergantian.
Aktivitas Ekonomi Terancam Lumpuh
Pemerintah Desa setempat kini mengambil langkah tegas dengan melarang total kendaraan berat seperti truk material untuk melintasi jembatan. Hal ini dilakukan demi mencegah runtuhnya jembatan secara total. Akibatnya, distribusi material bangunan dan aktivitas logistik di wilayah tersebut kini terhenti sementara.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pati segera turun tangan melakukan perbaikan permanen sebelum jembatan benar-benar ambruk dan mengisolasi desa mereka.
Bagi sedulur Pati yang hendak menuju Pucakwangi lewat jalur Lumbungmas-Watesaji, harap ekstra waspada atau gunakan jalur alternatif lain!

Post a Comment