ASN Pati Tetap Gas Pol ke Kantor, Plt Bupati Tegaskan Belum Ada WFH!

Table of Contents

Candra, Plt Bupati pati
MoeriaPATI,  Di tengah tren kebijakan Work From Home (WFH) yang mulai diterapkan Pemerintah Pusat untuk menghemat energi, Pemerintah Kabupaten Pati mengambil langkah berbeda yang lebih konsevatif. Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, secara tegas menyatakan bahwa seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pati tetap wajib bekerja dari kantor (full WFO).

Kebijakan ini disampaikan Chandra usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis (26/3). Ia menilai kondisi di daerah, khususnya Pati, tidak bisa disamakan dengan Jakarta atau kota-kota besar lainnya.

Jarak Tempuh Jadi Alasan Utama

Chandra mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama yang membuat WFH belum mendesak di Pati adalah efisiensi jarak.

"Kalau di pusat (Jakarta), jarak tempuh PNS-nya jauh-jauh. Kalau di Pati, saya kira jarak tempuhnya tidak terlalu jauh dan masih dalam batas wajar," tegasnya.

Menurutnya, mobilitas ASN di Pati masih sangat lancar sehingga penggunaan bahan bakar minyak (BBM) belum menjadi kendala yang mengharuskan kerja dari rumah.

Sinergi Tatap Muka Tak Tergantikan

Selain masalah geografis, Chandra menekankan pentingnya sinergitas dan kualitas pelayanan. Ia berpendapat bahwa koordinasi antar-instansi akan jauh lebih optimal jika dilakukan secara tatap muka.

  • Pelayanan Publik Utama: Pemkab ingin memastikan masyarakat mendapatkan layanan terbaik secara langsung tanpa hambatan teknis remote working.

  • Ritme Kerja: Kehadiran fisik dianggap menjaga ritme kerja yang lebih stabil dan responsif.

Tunggu Komando dari Pusat & Provinsi

Meski saat ini masih mewajibkan kerja di kantor, Chandra menyatakan pihak pemerintah daerah tetap membuka mata terhadap perkembangan situasi. Hingga saat ini, belum ada instruksi resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun Pemerintah Pusat untuk penerapan WFH di tingkat kabupaten.

"Nanti kita kaji lagi. Tapi untuk saat ini tetap full (di kantor), karena kita butuh sinergitas yang lebih kalau bertemu tatap muka," pungkasnya. (mam04)

Post a Comment